Beat Plastic Pollution, PT KPC Ajak SMP YPPSB Perangi Sampah Plastik

8 Aug 2018Berita

Hari ini SMP YPPSB kedatangan tamu istimewa dari PT KPC yang menyampaikan sosialisasi tentang 4R (reduce, reuse, recycle, replace) dengan tema beat plastic pollution kepada seluruh murid kelas 7. Sosialisasi ini merupakan program KPC berAKSI goes to school untuk memerangi polusi yang diakibatkan oleh sampah plastik. PT KPC sungguh serius memerangi sampah plastik yang diwujudkan dengan dilaksanakannya program ini di 50 sekolah di kawasan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, dan Bengalon mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Tidak sampai di situ, program KPC berAKSI ini juga dilaksanakan di 4 pasar di kawasan Sangatta, yaitu Pasar Induk Sangatta, Pasar Sangatta Lama, Pasar Teluk Lingga, dan Pasar Townhall.

Sekitar pukul 8 pagi, seluruh murid kelas 7 SMP YPPSB sudah berkumpul dan duduk rapi di aula serbaguna YPPSB Swarga Bara. Sesaat kemudian, acara sosialisasi dimulai dengan diawali sambutan kepala sekolah SMP YPPSB, Bp. Rudiyanto, M.Pd. Kemudian tim KPC berAKSI dari PT KPC yang diwakili oleh Bp. Ricky Santana, Ibu Suriyani, Bp. Muh. Rifai, dan Bp. Fadli secara bergantian menyampaikan materi pokok 4R (reduce, reuse, recycle, replace) melalui slide power point dan tayangan video. Seluruh murid tampak antusias mendengarkan penjelasan dari tim KPC berAKSI.

Dalam penjelasan tersebut disampaikan beberapa data antara lain bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pencemar plastik terbesar di dunia. Sampah plastik ini sangat berbahaya karena ada data bahwa 1 juta burung laut mati karena plastik dan 100 ribu hewan laut mati terlilit plastik tiap tahunnya. Sampah plastik sendiri merupakan sampah yang sangat sulit diurai oleh alam yaitu memerlukan waktu 20 sampai 1000 tahun untuk mengurainya.

Berikut ini hal-hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk memerangi sampah plastik dan membantu menyelamatkan bumi. Pertama, tidak menerima atau mengambil plastik saat berbelanja. Kedua, menyediakan bekal air minum sendiri. Ketiga, membawa bekal dalam wadah makanan. Keempat, membawa dan menggunakan kembali kantong belanja alternatif yang ramah lingkungan.

Acara KPC berAKSI beat plastic pollution tersebut diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada beberapa murid yang berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh tim selama sesi penayangan video. Tim KPC berAKSI juga memberikan standing banner berisi kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik dan souvenir berupa totebag atau kantong ramah lingkungan sebagai pengganti kantong plastik kepada pihak sekolah. Sebagai penutup, tim KPC berAKSI melakukan sesi foto bersama dengan pihak sekolah yang diwakili oleh Bp. Amat Isa (Waka bidang kesiswaan) dan Bp. S. Bayu Kartika (Waka bidang Sarana dan Prasarana).

Kategori

Arsip